oleh

Peduli ODF, INSPEKTRA Sosialisasikan Program Peningkatan Fasilitas Sanitasi Masyarakat

-Ormas & OKP-138 views

Bojonegorotoday.com_Kalitidu_ Membangun gerakan Open Defecation Free (ODF) atau yang biasa disebut, Stop Buang Air Besar Sembarangan, tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Masyarakatpun harus ikut terlibat dan merealisasikannya.

Handoko Ishak, direktur Institut Studi Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (INSPEKTRA) menegaskan pentingnya gerakan ini, pada acara Sosialisasi Program Peningkatan Fasilitas Sanitasi Masyarakat di Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Kamis (04/07).

Gerakan yang dilakukan ini, tambahnya, terlaksana berkat dukungan penuh dari SKK Migas dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) yang merupakan Operator Lapangan Banyu Urip dan Lapangan Kedung Keris.

Baca Juga :  Abimanyu Ponco Atmojo Iswinarno, Dilantik Menjadi Pj. Sekda Bojonegoro.

“Ini bentuk Kepedulian dan Komitmen EMCL pada bidang kesehatan dan merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat EMCL Tahun 2019,” jelas pria yang aktif di salahsatu banom NU ini.

Selain dihadiri oleh 110 warga calon penerima manfaat program, hadir juga dr. A. Hernowo.W, M.Kes, PLt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Mochlisin Andi Irawan, Camat Kalitidu, Kepala Desa Leran Muttabi’in dan Perwakilan dari EMCL, Slamet Riyadi dan Rifqi Romadhon.

Baca Juga :  Festival Lontong Kikil, Upaya Promosi Kuliner Bojonegoro

Slamet Riyadi, perwakilan EMCL, atas nama perusahaan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga masyarakat Desa Leran yang telah mendukung kegiatan EMCL di wilayah Desa Leran.

“Dan kami berharap masyarakat memanfaatkan bantuan yang di berikan, dan yang penting mau BAB pada jamban sehat yang sudah diberikan,” pintanya.

Untuk diketahui, di kabupaten Bojonegoro sudah ada 314 desa/kelurahan di 8 kecamatan yang sudah menerapkan ODF. Jadi, program ODF belum tercapai 100%.

Baca Juga :  Sinkronisasi Program, DPMD Lakukan Pembinaan Kepada Kepala Desa Se Kabupaten Bojonegoro

Kepala Desa Leran Muttabi’in menyampaikan, hingga awal tahun 2019, masih ada 310 kepala keluarga yang belum memiliki akses jamban sehat. Sehingga program dari EMCL iini sangatlah dibutuhkan dan diharapkan warga.

“Kami ucapkan terima kasih kepada EMCL yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan Desa Leran , baik pada bidang kesehatan maupun pada bidang yang lain,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today