oleh

Tahun lalu 2 Oknum PNS di Pecat, Tahun Ini BKPP Belum Merilis

bojonegorotoday.com – Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tak selalu baik alias ada oknum PNS nakalan. Nyatanya, ada oknum PNS di Bojonegoro yang terkena sanksi disiplin ringan, sedang hingga sanksi berat pemecatan.

Data dari Badan Kepegawaian Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro pada tahun 2019 ada 8 PNS yang kena sanksi disiplin ringan, sedang hingga berat. Sementara, tahun ini BKPP belum secara resmi merilis data sanksi PNS yang terkena sanksi.

Delapan PNS di Kabupaten Bojonegoro yang terkena sanksi itu yakni, 3 PNS terkena sanksi ringan teguran tertulis, 1 PNS kena sanksi sedang (Penundaan kenaikan gaji berkala selama setahun), 2 PNS terkena sanksi berat pemberhentian secara hormat.

Kemudian, 2 PNS terkena sanksi berat pemberhentian secara tidak hormat sebagai pegawai negeri sipil. Dua oknum PNS dipecat atau diberhentikan secara tidak hormat ini bukan seorang terpidana (Orang yang telah menjalani hukuman penjara).

Kepala BKPP Bojonegoro, Nur Sujito mengungkapkan, bahwa oknum PNS di Bojonegoro pada tahun 2019 ada 8 PNS yang terkena sanksi disiplin ringan, sedang hingga berat dan atau pemecatan. Namun, pada tahun ini pihaknya belum resmi merilis.

“Tahun lalu ada 8 oknun PNS yang terkena sanksi, tahun ini kita belum resmi merilis,” katanya kepada bojonegorotoday.com (BToday), Rabu (08/04/2020).

Nur Sujito menambahkan, sanksi yang dijatuhkan kepada oknum PNS yang nakal berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2010. Didalamnya memuat sanksi disiplin ringan, sedang hingga berat pemberhentian secara tidak hormat.

“Sanksi sesuai PP 35 tahun 2010,” imbuh pria yang sebelumnya menjabat sebagi Pj Dinas PU Bina Marga ini. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *