oleh

Berkerumun Ditengah Pandemi, Belasan Mama Muda Ini Ditertibkan Satpol PP

bojonegorotoday.com – Pesta ulang tahun mama-mama muda di salahsatu cafe di Kota Bojonegoro dibubarkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bojonegoro kemarin petang, lantaran saat ini masih dalam situasi pandemi corona.

Pesta ulang tahun kumpulan mama-mama muda di salahsatu cafe ini tergolong nekat. Sebab, tidak sejalan dengan himbaun pemerintah untuk tidak mengundang banyak orang dalam suatu acara di masa pandemi corona ini.

Kabid Trantibum dan Tranmas Satpol PP Pemkab Bojonegoro, Beny Subiakto membenarkan tindakan tersebut. Awalnya ia mendapat laporan dari warga jika ada pesta perayaan ulang tahun di sebuah cafe di Jalan Gajah Mada sekitar pukul 18.30 Wib.

Kemudian anggotanya datang melakukan pengecekan dan memang benar ada pesta di dalam cafe tersebut. Pesta dihadiri sekitar 20 orang perempuan ditambah anak-anak.

“Saat kami datang, peserta pesta sempat kaget. Awalnya mereka menjelaskan jika tidak ada pesta namun buka bersama. Namun, kami tetap menegaskan jika kegiatan seperti itu dilarang dan harus segera dihentikan,” ucap Benny.

Selama pandemi corona (Covid-19), kegiatan yang mengumpulkan banyak orang memang dilarang. Berlaku untuk kegiatan sosial kebudayaan dan seni serta olah raga dan kegiatan lainnya yang diatur dalam aturan maupum himbauan pemerintah.

“Kegiatan yang berpotensi mengumpulkan orang banyak dan tidak sesuai protokol penanggulangan Covid-19, maka akan kami tindak,” tegas Kabid Trantibum Satpol PP Bojonegoro ini.

Beny menambahkan, bahwa penertiban tersebut dilakukan oleh petugas Satpol PP atas perintah pimpinan dalam rangka giat siaga Covid-19 di Bojonegoro. Dihimbau masyarakat agar tidak melakukan aktifitas yang melibatkan banyak orang.

“Situasi masih dalam pandemi corona, rawan terhadap penyebaran virus tersebut,” tandasnya.

Setelah diberi peringatan oleh petugas Satpol PP tersebut, belasan ibu-ibu atau mama-mama muda tersebut diperintahkan untuk membubarkan diri dan membawa makanan ke rumah masing-masing agar tidak bergerombol atau berkerumun. (nur/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *