oleh

Indikasi Faham Radikal, Guru Ngaji Ini Diharapkan Melapor

bojonegorotoday.com Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengadakan pembinaan ta’mir atau marbot masjid, ustadz ustadzah, modin perempuan dan Majelis Ta’lim di Kabupaten Bojonegoro.

Acara tersebut dilakukan di Kecamatan Sugihwaras kabupaten setempat pada Senin, (09/03/2020). Dihadiri dari empat kecamatan.

Yakni Ta’mir atau Marbot Masjid, Ustadz Ustadzah, Modin Perempuan dan Majelis Ta’lim dari Kecamatan Sugihwaras, Balen, Temayang dan Kecamatan Kedungadem.

Baca Juga :  Capai Rp 3,1 Miliar, Pajak Hotel Sumbang PAD Tertinggi

“Ini merupakan program dari Pemkab Bojonegoro untuk memberikan perhatian terhadap mereka,” kata Kabag Kesejahteraan Rakyat, Sahari.

Diharapkan para Ta’mir atau Marbot Masjid, Ustadz Ustadzah, Modin Perempuan dan Majlis Ta’lim agar lebih bersemangat dalam pengabdiannya.

“Bentuk kepedulian Pemkab untuk teman-teman yang mengabdi kepada umat,” imbuh Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah.

Ustadz ustadzah yang mengajar ngaji, bila menemukan kejanggalan terhadap buku materi atau kitab menemukan sesuatu yang menyelipkan pesan radikal, untuk segera melapor.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Siapkan Rp 24,23 Miliar Untuk Program Beasiswa

“Sehingga bisa menekan perkembangan paham radikal di Bojonegoro dan untuk menumbuhkan rasa cinta NKRI,” pungkasnya. (yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today