oleh

Bapenda Bojonegoro Rilis Penerbitan SPPT PBB-P2 Tahun 2021

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) merilis jumlah SPPT tahun 2021 pada acara Penerbitan SPPT PBB-P2 di ruang Angkling Dharma pemkab setempat, Rabu (10/03/2021).

Kepala Bapenda Bojonegoro, Ibnoe Soeyoeti mengatakan, penetapan SPPT ini telah ditetapkan di APBD tahun 2021 pada Desember lalu, dengan target pendapatan sebesar Rp 691.312.969.472 disertai penyesuaian sebesar 854.104.292.899.74.

“Jadi, tahun 2021 ada 734.252 lembar yang diterbitkan, tahun ini mengalami kenaikan 3.522 lembar dari tahun sebelumnya yang menerbitkan 730.730 lembar,” kata Ibnoe Soeyoeti.

Akses online ‘SISMIOP PBB-P2’, lanjutnya, telah dibuka pada tanggal 2 Maret 2021, dan pembayaran sudah dapat dilakukan terhitung pada tanggal tersebut. Pihaknya terus berupaya untuk memaksimalkan penerimaan pada ketetapan yang sudah ada.

“Maksudnya dengan memaksimalkan tagihan di tahun yang sedang berjalan maupun tunggakan yang masih ada, serta berupaya juga untuk mencari sumber penerimaan baru dari obyek-obyek baru,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mengimbau kepada seluruh Camat agar tahun 2021 ini lebih semangat lagi dalam memonitoring penagihan di lapangan, dan ASN harus menjadi contoh yang baik kepada masyarakat taat terhadap pajak.

Bupati menegaskan, bahwa pajak itu harus berazaskan keadilan. Ia meminta kepada Bapenda dapat mengkaji ulang untuk sumber penerimaan baru dari obyek-obyek baru. Sebab kondisi pembangunan di lapangan juga sudah nampak perubahannya.

“Jadi Pemkab mempunyai kewenangan untuk mentaksir ulang nilai jual objek pajak,” terangnya.

Pada kegiatan ini, Bupati sekaligus menyerahkan berita acara SPPT PBB-P2 tahun 2021 secara simbolis untuk 4 Kecamatan, diantaranya Kecamatan Purwosari, Margomulyo, Bojonegoro, dan Kecamatan Kalitidu. (muh/mil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *