Upaya Penanganan Darurat, Bupati Bojonegoro Tinjau Longsor di Sugihwaras

Avatar
FOTO: Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, didampingi Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ardhian Orianto meninjau langsung lokasi longsor di Jalan Poros Desa Wedoro, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro.

BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, didampingi Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ardhian Orianto meninjau langsung lokasi longsor di Jalan Poros Desa Wedoro, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro.

Bupati Anna langsung memberikan solusi penanganan longsor tersebut.


Kepala BPBD Bojonegoro, Ardhian Orianto mengatakan, longsor terjadi pada Jumat 4 Maret 2022 lalu di dua titik yakni Jalan Poros Dusun Beketuk RT 12 RW 04 Desa Wedoro, Jalan Poros Dusun Beketuk RT 13, 14, 15 RW 04 Desa Wedoro.

Bencana alam tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 Wib saat hujan deras dengan intensitas tinggi. Akibatnya debit air sungai Kalitengah meningkat dan menyebabkan dua titik jalan poros dua dusun longsor.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah meminta penanganan darurat diantaranya dengan memberikan bantuan, yakni bronjong 55 lembar, sak 200 lembar, sesek 30 lembar, bongkotan bambu sebanyak 50 batang, serta pedel 5 rit. Hal tersebut langsung dilaksanakan BPBD.

“Penanganan telah selesai dilakukan BPBD. Sedangkan dari Dinas PU SDA diminta melakukan normalisasi saluran sungai,” kata Ardian.

Dia menambahkan, dampak dari bencana longsor diantaranya material longsoran berada di bahu kanan jalan menuju Dusun Beketuk RT 12 RW 04 dengan dimensi longsoran panjang 28 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 4 meter.

“Dampak lainnya adalah sisa jalan 1 meter dan hanya bisa dilewati kendaraan roda 2,” imbuhnya.

Longsoran di bahu kiri menuju Dusun Beketuk RT 13, 14, 15 di RW 04 dengan dimensi longsoran panjang 11 meter, lebar 1,2 meter dan tinggi 5 meter. BPBD mengimbau pemerintah desa setempat segera memasang papan informasi di lokasi longsor. Agar masyarakat berhati-hati saat melintas. (din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *