oleh

Pandemi Corona, Penerimaan CPNS di Bojonegoro Tahun Ini Bakal Ditiadakan

bojonegorotoday.com – Pandemi virus corona (Covid-19) berdampak pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2020. Pemerintah melalu Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan untuk tahun ini tidak ada penerimaan CPNS.

Kepala Bidang Pengadaan dan Pemberhentian Aparatur, Badan Kepegawaian Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, Joko Tri Cahyono mengatakan, penerimaan CPNS tahun ini ditiadakan. Salahsatu penyebabnya adalah anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Banyak daerah yang sudah tidak mempunyai anggaran, sehingga arahnya ditiadakan,” katanya kepada bojonegorotoday.com, Selasa (09/06/2020).

Baca Juga :  Hati-hati Modus Penipuan Mengatasnamakan Bupati Bojonegoro

Selain itu, seleksi CPNS tahun 2019 juga belum ada kejelasan lanjutan. Hingga saat ini pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) masih belum jelas. Informasi yang didapat BKPP dari BKN, SKB bakal dilaksanakan September 2020 mendatang. Itu pun juga belum jelas.

“Tetapi perkiraan pelaksanaannya masih menunggu informasi lebih lanjut lantaran masih menunggu KLB Covid-19 ini dicabut pemerintah,” ucapnya.

Mantan Lurah kepatihan ini juga menjelaskan, untuk tempat pelkasanaan SKB CPNS tahun 2019 Kabupaten Bojonegoro juga belum ditentukan lagi. Sebelumnya, rencana penyelenggaan SKB Kabupaten Bojonegoro dilakukan di WEP Kabupaten Gresik.

Baca Juga :  Bapenda Bojonegoro Rilis Penerbitan SPPT PBB-P2 Tahun 2021

“Rencana awal memang di Gresik, seperti tempat tes Seleksi Kompetensi Dasar sebelumnya, tetapi adanya Covid-19 ini untuk tempatnya belum ditentukan lagi,” ujarnya.

Diketahui, tahun 2019 Pemkab Bojonegoro mendapatkan jatah 444 kuota. Rincinanya, tenaga pendidikan sebanyak 194 orang, tenaga kesehatan 231 orang dan tenaga teknik 19 orang. Pelamarnya mencapai 5.780 orang. Namun, hanya 4.675 pelamar yang dinyatakan lulus administrasi dan mengikuti tes SKD.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Gelar Musrenbang Khusus Perempuan

Dari jumlah tersebut, 843 peserta dinyatakan berhak mengikuti SKB. Sedangkan, sisanya 3.832 dinyatakan gagal ke tahap berikutnya. Dengan rincian, 3.463 gagal tes SKD dan 369 tidak hadir saat pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar.

“Kepada peserta yang dinyatakan lolos diharapkan bersabar menunggu kejelasan tes berikutnya, waktu yang ada bisa digunakan untuk belajar,” pungkasnya. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *