oleh

Tahun Ini, Dinas Pendidikan Bojonegoro Terapkan Metode Pembelajaran STEM

BOJONEGORO – Sebagai langkah untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM), Dinas Pendidikan Bojonegoro menggelar pembelajaran model STEM (Science, Technologi, Engenering, Mathematic) Activity 2021.

Metode ini diterapkan bagi guru dan peserta didik pada jenjang PAUD, SD dan SMP. Dari hasil pembelajaran tersebut, Bojonegoro dapat mengikuti ajang internasional yang diselenggrakan di Korea Selatan.

STEM merupakan bagian pembelajaran dalam kurikulum nasional dan sejalan dengan program Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dalam peningkatan SDM dalam bidang saintis. Metode pembalajaran STEM sangat perlu dalam menghadapi perubahan zaman.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Dandy Suprayitno mengatakan, bahwa pada masa pandemi ini, new normal dunia pendidikan bukan diartikan sebagai kedaruratan, tetapi dimanfaatkan untuk berinovasi dan berkraetivitas.

“Salah satunya dengan adanya pembelajaran STEM Activity,” kata Dandy Suprayitno.

Tahun lalu, konsep Dinas Pendidikan adalah one school one inovation atau satu sekolah mempunyai satu inovasi. Namun, untuk konsep tahun ajaran baru 2021/2022 bukan lagi one school one inovation tatapi mengarah kepada konsep BAPER.

“Maksudnya adalah pembelajaran dengan mengkombinasikan bakat, prestasi dan ecopreneur,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada seluruh satuan pendidikan dan jajaranya untuk mengarahkan dan mengembangkan passion masing-masing anak didik dengan tidak mempengaruhi capaian prestasinya.

Selain itu, ecopreneur sebagai tambahan jika ada yang memilki potensi ke arah sana. Hasil dari pembelajaran STEM Activity 2021, Kabupaten Bojonegoro diharapkn dapat ikut serta dalam ajang internasional

“Semoga dapat ikut serta dalam ajang internasional yang akan dilaksanakan di Korea Selatan,” harapnya. (muh/mil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *