oleh

Buntut Polemik Subkon dengan Rekind, Forkomas Baja Mengadu ke DPR RI

bojonegorotoday.com – Permasalahan antara pelaku usaha lokal sebagai subkontraktor (Subkon) dengan PT Rekayasa Industri (Rekind) sebagai operator pelaksana proyek di lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (J-TB) hingga kini belum kelar.

Poin penting dari permasalahan tersebut adalah keterlambatan pembayaran proyek yang dikerjakan oleh para pelaku usaha lokal sebagai subkon. Diharapkan, PT Rekayasa Industri sebagai operator pelaksana benar-benar bertanggung jawab.

Buntut dari permasalahan itu, Perwakilan Ormas Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip-Jambaran (Forkomas Baja) mengadu ke DPR RI Jakarta, Rabu (19/08/2020). Harapannya permasalahan Subkon dengan PT Rekind segera tuntas.

Baca Juga :  SKK Migas Jabanusa Monitoring Program Pengembangan Masyarakat Sekitar Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field

Perwakilan Ormas Fokomas Baja diterima Habibburohman, Andre Rosiadi, Bambang Hariyadi dan Wihadi Wiyanto sebagai rpresentasi dari Wakil Ketua DPR RI Summi Dasco Achmad di Ruang Rapat Pimpinan DPR RI Lantai 4 Gedung Nusantara 1.

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip-Jambaran (Forkomas Baja), Purnomo mengatakan, langkah yang diambail ini merupakan buntut persoalan antara pelaku usaha lokal sebagai subkontraktor dengan PT Rekind sebagai operator pelaksana proyek.

Baca Juga :  Polemik CSR Migas di Blok Sukowati, Begini Rekomendasi Komisi C

“Banyak persoalan yang kami sampaikan di Gedung DPR RI, salah satunya keterlambatan pembayaran proyek yang dikerjakan oleh para pelaku usaha lokal sebagai Subkon ,” katanya kepada bojonegorotoday.com, Rabu (19/08/2020).

Dalam agenda penyampaian aspirasi tersebut, pihak Wakil Ketua DPR RI menyampaikan menindaklanjuti hasil pertemuan hari ini. Bukti kongkrit, langsung menghubungi Direktur Utama PT Rekind dan menanyakan langsung permasalahan yang terjadi.

Baca Juga :  Wabup Jadi Saksi Dugaan TPPU PI Blok Cepu

“Pihak PT Rekayasa Industri berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi secepat mungkin,” pungkasnya. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today