Sosialisasi 4 Pilar, Farida Hidayati Sampaikan Bahaya Radikalisme

Avatar
FOTO: Anggota DPR RI Dapil IX Bojonegoro - Tuban, Farida Hidayati melakukan Sosialosasi 4 pilar MPR RI, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, di Aula Kampus Poltana Mapena Kabuapten Tuban, Jawa Timur, Minggu (20/03/2022).

TUBAN – Anggota DPR RI Dapil IX Bojonegoro – Tuban, Farida Hidayati melakukan Sosialosasi 4 Pilar MPR RI, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, di Aula Kampus Poltana Mapena Kabuapten Tuban, Jawa Timur, Minggu (20/03/2022).

Acara digelar dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19, di ikuti ratusan peserta umum dan dari kalangan mahasiswa dengan antusias mengikuti acara sosialisasi 4 Pilar tersebut. Era modern saat ini perlu wawasan kebangsaan yang masif.


Di hadapan ratusan peserta, Mbak Farida sapaan akrabnya menyampaikan, bahwa era modern saat ini perlu penguatan wawasan kebangsaan yang lebih masif, cinta tanah air dan berpegang pada pancasila. Masyarakat secara luas harus mewaspadai faham radikal.

“Karena masyarakat terutama usia remaja dan mahasiswa juga rentan terhadap masuknya faham-faham negatif radikalisme dari lingkungan manapun,” ujarnya.

“Bisa juga melalui dunia digital, melalui medsos atau sejenisnya,” tambahnya.

Menurutnya, radikalisme, krisis moral selalu menjadi perhatian serius. Pemerintah dan masyarakat terutama mahasiswa juga perlu andil dalam menciptakan lingkungan yang sehat saling toleransi dan menghargai di lingkungan sekitar.

“Bahkan ketika sedang mengunakan media sosial,” tuturnya.

Ia berpesan kepada para mahasiswa untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, dan penting untuk menjadi corong informasi positif dalam menyampaikan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda melalui media sosial.

Perwakilan Civitas Akademika Kampus Poltana Mapena, Awalludin Ridwan menyampaikan, para mahasiswa untuk berpegang teguh dan setia terhadap NKRI dan mengamalkan Pancasila, tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebisa mungkin hindari faham-faham radikalisme negatif. Mahasiwa sebagai agent of change, agent of control social harus mengambil peran dalam membantu pemerintah dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia terutama melawan faham radikalisme.

“Banyak kegiatan positif yang bisa di lakukan mahasiswa untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila, berinovasi tentang kemajuan teknologi dan berprilakulah dengan baik terhadap lingkngan sekitar,” terangnya.

Mewakili dari pihak Civitas Akademika Kampus Poltana Mapena Tuban mengucapkan terimakasih banyak atas, perhatian dan waktu yang di berikan oleh Ibu Farida Hidayati DPR RI dari Fraksi PKB ini. (muh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *