oleh

Bulog Bojonegoro Janji Optimalkan Serap Gabah Petani

BOJONEGORO – Target serapan gabah petani pada Bulog Cabang Bojonegoro tahun 2021 sebesar 34.825 ton setara beras. Bulog bakal mengoptimalkan, meskipun ada beberapa pertimbangan dalam proses penyerapan.

Beberapa pertimbangan dalam proses penyerapan gabah petani tersebut diantaranya, Bulog melihat ketersediaan atau stok beras yang ada di gudang. Penentuan target serapan pun ditentukan oleh pusat.

“Yang jelas, penyerapan gabah di petani tetap akan kita maksimalkan,” kata Wakil Pemimpin Bulog Cabang Bojonegoro, Hendra Kurniawan, kepada bojonegorotoday.com, Kamis (22/04/2021).

Target serapan gabah petani pada Bulog Bojonegoro pertahunnya fluktuatif. Artinya bisa naik bisa turun. Selain mempertimbangkan stok beras, juga menyesuaikan kebijakan yang ada.

“Jadi, target penyerapan gabah pertahunnya tidak selalu naik,” ujar Hendra Kurniawan.

Ia menambahkan, stok beras saat ini diklaim melimpah. Masyarakat diminta tidak khawatir, sebab persediaan beras di gudang Bulog cukup untuk memenuhi kebutuhan disaat Ramadhan dan Lebaran ini.

“Stok beras per 21 April 2021 sebesar 20.513 ton beras,” beber pria ramah ini.

Hendra Kurniawan menceritakan beberapa penyebab turunnya harga gabah di petani, salah satunya adalah kualitas gabah. Hal tersebut dipengaruhi faktor cuaca (Hujan). Sehingga kualitas gabah turun.

Dalam menentukan kualitas gabah kering giling, lanjut dia, Bulog berdasarkan pada Permendag Nomor 24 tahun 2021. Misalnya, kadar air maksimal 14 dan kadar kotoran maksimal 3 persen.

“Namun, saat ini dipastikan harga gabah di petani sudah stabil. Diketahui, harga beras di gudang Bulog sebesar Rp 5.300 per kilogram,” tutupnya. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *