oleh

Kapolsek Sumberrejo Imbau Warganya Tak Mudik Lebaran 2021

BOJONEGORO – Dalam rangka mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia, pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran 2021. Diharapkan agar masyarakat menunda mudik leberan tahun ini.

Hal ini diungkapkan Kapolsek Sumberrejo, AKP Imam Kanafi, saat memberikan himbuan Larangan Mudik 2021 kepada jamaah sholat Jumat di Masjid Miftahul Ulum Desa Kayu Lemah, Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, Jumat (23/04/2021) siang.

Kapolsek menegaskan, sesuai Surat Edaran No 13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik hari raya idul fitri tahun 1442 Hijriyah dan upaya pengendalian penyebaran Corona virus disease 2019 selama Ramadan 1442 H dan UU No 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan.

“Larangan mudik ini sudah diterbitkan oleh pemerintah. Untuk itu, masyarakat diminta mengikuti aturan ini, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata AKP Imam Kanafi.

Diakui Kapolsek Sumberrejo, mudik lebaran memang sudah menjadi salah satu tradisi masyarakat Indonesia dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Namun, lanjut Imam Kanafi, di masa pandemi Covid-19 ini, dan tingkat penyebarannya masih dinilai tinggi, sehingga pemerintah mengambil langkah-langkah dengan mengeluarkan surat edaran terkait dengan larangan mudik.

“Tradisi mudik saat lebaran memang sudah sangat melekat terhadap masyarakat kita, dijadikan sebagai ajang pertemuan, silaturahmi, mengunjungi keluarga dan mengobati kerinduan suasana lebaran di kampung halaman,” ujarnya.

“Tetapi bagaimanapun kita harus mengikuti peraturan pemerintah dan untuk menahan diri bertemu dengan keluarga di lebaran tahun ini,” tambagnya.

Kapolsek menghimbau kepada masyarakat khususnya Kecamatan Sumberrejo untuk mendukung aturan tentang larangan mudik tersebut. Tidak melaksanakan mudik lebaran tahun ini. Hal ini demi kebaikkan bersama dalam melindungi keluarga.

“Masyarakat Kecamatan Sumberrejo untuk mendukung aturan ini. Jangan sampai menimbulkan klaster baru saat berlebaran nanti,” ucap Imam Kanafi.

Kapolsek berharap, masyarakat tetap tinggal di wilayah masing-masing dalam menyambut lebaran tahun ini. Masyarakat juga bisa merayakan lebaran melalui kemajuan teknologi saat ini melalui telepon, video call ataupun media lainnya.

“Mematuhi aturan pemerintah untuk tidak melaksanakan mudik, maka otomatis masyarakat telah berkontribusi langsung dalam upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran atau penularan virus Covid-19 di Indonesia,” tuturnya.

“Sayangi keluarga, sayangi saudara, sayangi teman dan sayangi diri kita sendiri,” ungkasnya. (din/mil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *