IPSI Diharapkan Berperan dalam Pemeliharaan Kamtibmas di Kabupaten Bojonegoro

Avatar
FOTO: Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Muawanah, saat foto bersama dengan Pengurus IPSI tingkat Kecamatan.

BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro sosialisasi program olahraga berjenjang sekaligus dirangkai pelantikan pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) tingkat kecamatan di Pendopo Kecamatan Padangan, Rabu (23/2/2022).

Keberadaan IPSI diharapkan dapat memelihara kamtibmas di Kabupaten Bojonegoro.


Pengurus IPSI tingkat Kecamatan yang dilantik kali ini adalah pengurus IPSI di Kecamatan Tambakrejo, Margomulyo, Ngraho, Padangan, Kasiman dan Kedewan. Pelantikan diikuti 80 orang.

Pelantikan IPSI kecamatan dihadiri Bupati Bojonegoro Anna Muawannah, Dewan Pakar Ali Dupa, Kepala Dinpora Amir Syahid, Ketua Koni Ali Mahmudi, Camat Tambakrejo Zenny Bachtiyar, Camat Ngraho Masirin, Camat Margomulyo Dyah Enggarini Mukti.

Lalu, Camat Padangan Heru Wicaksi, Camat Kasiman Mochamad Basuki, dan Camat Kedewan yang diwakili Sekcam Yudhistira Ardhi Nugraha.

Selain itu, juga dihadiri Kaposek Padangan Kompol Marjono, Danramil 0813-11 Padangan diwakili Serma Dedi , Ketua IPSI Bojonegoro H. Endro Setyo Widodo beserta jajaran pengurus, serta pengurus organisasi perguruan silat dari enam kecamatan yang dilantik.

Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus IPSI tingkat kecamatan yang dilantik. “Semoga mampu menjalankan amanah, dan harus dapat mempersatukan perguruan pencak silat yang ada di wilayah Bojonegoro,” ucap Bupati.

Bupati Anna menambahkan ,IPSI sudah ada sejak dulu dan punya AD/ART hingga tingkat pusat. IPSI punya tugas selain sebagai pemelihara bidang olahraga juga sebagai pemelihara kamtibmas di wilayah kecamatan.

“Pemkab mempunyai program pemberian insentif kepada para atlet dan seluruh pengurus. Nantinya akan diatur oleh Dinpora sesuai regulasi,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinpora Bojonegoro, Amir Syahid menuturkan, dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah program Pemkab untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga.

“Serta membangun cabang olah raga unggulan yaitu pencak silat secara berjenjang di tingkat kecamatan sampai tingkat Kabupaten,” terangnya.

Pelaksanaan sosialisasi dan pelantikan dengan tetap mematuhi Protkes Covid-19 dikarenakan masih dalam masa pandemi. (muh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *