oleh

Safety Pekerja Proyek Jembatan Kanor-Rengel Masih Minim

BOJONEGORO – Penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di proyek sangat perlu diperhatikan dalam pekerjaan konstruksi. Hal tersebut untuk memastikan Safety para pekerja.

Pelaksana konstruksi harus mengetahui dan menerapkan prinsip-prinsip kerja sesuai ketentuan K3 di lingkungan proyek. Pelaksanaan pekerjaan konstruksi wajib memenuhi kelengkapan administrasi K3.

Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, banyak para pekerja proyek pembangunan jembatan penghubung Desa Semambung Kanor dengan Desa Ngadirejo Rengel, masih minim yang Safety.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jembatan Kanor-Rengel, Chusaifi Ivan R mengingatkan pelaksana kontruksi pembangunan Jembatan Kanor-Rengel untuk memperhatikan K3.

“Keselamatan dan kesehatan kerja harus diperhatikan,” katanya kepada bojonegorotoday.com.

Pihaknya berharap, proyek pembangunan jembatan yang melintas diatas sungai Bengawan Solo ini tidak ada insiden yang membahayakan para pekerja di lapangan. Sehingga K3 harus diperhatikan.

“Dalam hal ini, kami selalu mengingatkan keselamatan dan kesehatan kerja di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Lapangan PT Dwi-Surya KSO, Sigit Susanto mengatakan, bahwa, terkait Safety pekerja pihaknya menggunakan peraturan dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Alat pelindung diri atau APD kita terapkan semuanya,” kata Sigit.

Ia menambahkan, Alat Pelindung Diri (APD) misalnya menggunakan helm, rompi dan sepatu. Sigit mengaku, keselamatan pekerja di lapangan diutamakan sebagai upaya menjaga keselamatan para pekerja.

“Keselamatan pekerja diutamakan,” imbuhnya. (din/mil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *