Bangun Stabilitas Harga Hasil Panen Padi, Bupati Sinergikan BUMDesa dan BUMD

Avatar

BOJONEGORO – Sektor Pertanian di Kabupaten Bojonegoro khususnya hasil panen padi menjadi komoditas unggulan dalam menyumbang kebutuhan pangan nasional.
Tahun 2021 saja, tercatat 824.723 ton gabah dapat diproduksi dan angka surplus mencapai 375.220 ton.

Namun dengan fenomena naik turunnya harga hasil panen dan tata niaga padi di masyarakat yang sulit dikendalikan, Pemkab Bojonegoro berupaya memberikan kemudahan dan jaminan stabilitas harga bagi petani padi.


Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah menyampaikan, bahwa Pemkab Bojonegoro sangat mendambakan kesejahteraan petani.

Selain dengan Program KPM (Kartu Petani Mandiri) yang telah berjalan, Pemkab Bojonegoro kembali berupaya memfasilitasi petani dengan membentuk BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri sebagai perusahaan yang membeli hasil panen petani.

Bupati menjelaskan kepada 142 peserta yang terdiri dari 96 Ketua BUMDesa, 22 Tenaga Pendamping BUMDesa dan 24 undangan lainnya yang hadir di ruang Partnership Room Lt.4 Pemkab Bojonegoro, bahwa pemkab berupaya menjaga stabilitas harga Padi di Bojonegoro melalui BUMDesa di tiap desa.

Disampaikan untuk penguatan modal BUMDesa akan ada suntikan dana hingga Rp 100 juta untuk masing-masing BUMDesa yang dikhususkan untuk sektor Agribisnis.

“Saya sangat mendambakan tidak ada lagi petani yang megeluh harga gabah anjlok drastis,” ucap Bupati saat Pembinaan Pengembangan Usaha BUMDesa dalam Pembelian Hasil Pertanian Bekerja Sama Dengan Bulog pada Jumat (26/08/2022).

“Disini kami akan bekerjasama dengan Bulog, dengan memberikan stabilitas harga jual hasil panen dan jaminan kepastian pembayaran untuk petani,” tambahnya.

Bupati Bojonegoro menambahkan, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui proses bisnis yang dijalin antara pemerintah dan Bulog, harapannya para pelaku Bisnis dapat maju bersama. Sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan dan kemudahan yang diberikan.

Sementara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bojonegoro menyampaikan, bahwa BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri hadir menjadi wadah untuk BUMDesa dalam menjalankan usaha Agrobisnis dengan membeli hasil panen petani.

“Dengan sinergitas antara BUMDesa dan BUMD harapannya petani dapat menikmati kemudahan dan pelayanan yang pemerintah berikan dengan jaminan memperoleh harga yang stabil dan jaminan pembayaran langsung sesuai yang dikehendaki,” pungkasnya. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *