oleh

PMII Unugiri Bojonegoro Galang Dana Untuk Korban Bencana Alam Kalsel dan Sulbar

bojonegorotoday.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro melakukan Aksi galang dana untuk korban bencana banjir besar di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar).

Awal tahun 2021 terjadi beberapa bencana alam di Indonesia. Mulai dari gempa Mamuju, Sulawesi Barat hingga banjir bandang yang menerjang Kalimantan Selatan. Rentetan bencana alam ini bukan hanya menghilangkan tempat tinggal, tapi juga merenggut nyawa warga yang terdampak.

Gempa bumi berkekuatan M 6,2 menghantam Kota Majane dan Mamuju, Sulawesi Barat pada 15 Januari 2021 lalu. BNPB melaporkan hingga kini, sebanyak 78 orang meninggal dunia akibat gempa yang berpusat di darat tersebut.

Baca Juga :  DKC Garda Bangsa Bojonegoro dan Sahabat Umar Bagikan Ribuan Masker hingga Vitamin

Kemudian, kejadian banjir bandang juga terjadi di Kalimantan Selatan. Banjir di 10 kabupaten kota di Kalimantan Selatan ini menyebabkan 15 orang meninggal dunia dan hampir 39 ribu warga mengungsi.

Dengan kesadaran kemanusiaan, ratusan Kader PMII Unugiri tergerak nuraninya melakukan Aksi Penggalangan dana untuk sedikit meringankan beban korban bencana alam tersebut.

Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UNU Sunan Giri Bojonegoro, M. Latif Jauhari mengatakan, kegiatan aksi ini adalah sikap kepedulian terhadap korban bencana alam yang terjadi di Kalsel, Sulbar dan Bojonegoro.

“Aksi peduli ini murni panggilan kemanusiaan, ini adalah sebuah bentuk implementasi dari salah satu nilai rumusan Nilai Dasar Pergerakan (NDP) yaitu Hablumminanas,” katanya.

Baca Juga :  Begini Pesan Wabup Untuk Kader IMM Bojonegoro

Aksi galang dana tersebut di lakukan di beberapa titik perempatan yang berada di Kabupaten Bojonegoro yakni, perempatan Kecamatan Sumberrejo, Kecamatan Padangan, Jalan Ahmad Yani, Jembatan Sosrodilogo, Jalan Sawunggaling.

Kemudian Jalan Diponegoro, Pasar Halte, perempatan Ngumpakdalem Dander. “Alhasil, sejumlah uang yang terkumpul kurang lebih sekitar Rp 10.602.900,” ujarnya.

Sementara itu, M. Bahrul Hikam selaku Kordinator Lapangan (Korlap) menyampaikan, bahwa aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama manusia. Terlebih masyarakat disana sangat membutuhkan bantuan finansial maupun logistik.

Baca Juga :  Bentuk Karakter Generasi Muda, Sakawira Kartika Kodim Bojonegoro Gelar Persami

“Acara aksi solidaritas kemanusian ini dilakukan karena terpanggil hati nurani sebagai kader PMII untuk saling membantu saudara yang terkena musibah dan ini merupakan bentuk implementasi dari pada nilai kemanusiaan sebagai kader PMII,” ujar Bahrul Hikam.

Hal senada juga diungkapkan, Fajar Wicaksono, selaku Kordinator Lapangan lainnya. Hasil penggalangan dana tersebut akan disalurkan kepada korban bencana alam di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat, melalui Tim Relawan Siaga Peduli.

“Kita juga menghubungi beberapa relawan Nahdlatul Ulama yang bisa menyambungkan kita ke sana. Terutama untuk korban yang terdampak gempa bumi Sulawesi Barat, dan banjir besar yang melanda Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (dre/mil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Today