oleh

Pemkab Bojonegoro Bahas Persiapan New Normal

bojonegorotoday.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melakukan rapat koordinasi (Rakor) persiapan New Normal di Pendopo Malowopati Pemkab setempat, Minggu (31/05/2020), bersama tokoh masyarakat hingga tokoh agama.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah menjelaskan, New Normal merupakan kebijakan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial, dan kegiatan publik secara terbatas dengan tetap memperhatikan protokol penanggulangan Covid-19.

Diantaranya, membiasakan cuci tangan dengan sabun dibilas air mengalir, memakai masker, menjaga jarak dan protokol lainya yang ditetapkan sesuai kondisi di setiap bidang atau sektor masyarakat, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial publik tetap dapat berjalan.

Bahwa semenjak bulan Maret hingga pertengahan April 2020, surat-menyurat yang masuk masih terkait pengetatan, tetapi sejak seminggu yang lalu, Pemkab Bojonegoro mendapat surat dari Kementerian Dalam Negeri bahwa untuk KLB tidak perlu diperpanjang.

“Himbauan dari pemerintah pusat, bahwa dalam waktu dekat ini diminta untuk menyusun konsep New Normal,” kata Bupati Bojonegoro.

The New Normal Concept belum pernah ada, tentu setiap kabupaten bakal berbeda. Kabupaten/kota (kepulauan atau kelautan) tentu akan berbeda beda dengan kabupaten/kota yang wilayahnya daratan. Termasuk kultur atau budaya yang berbeda.

“Saat ini pemerintah pusat telah menyampaikan perlu adanya konsep New Normal,” ujarnya.

Pemkab Bojonegoro ingin mendapatkan masukan yang sangat komprehensif terkait konsep New Normal. Jika nantinya pemerintah pusat ataupun provinsi melongarkan, tentunya Pemkab Bojonegoro juga harus segera melakukan hal tersebut.

Rakor tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah, Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan SIK MH, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Bambang Hariyanto, Kajari Bojonegoro, Sutikno SH MH, Ketua DPRD Bojonegoro Imam Sholikin.

Kemudian, Sekretaris Daerah Bojonegoro Dra Nurul Azizah MM, jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bojonegoro, Praktisi, Para Pengusaha, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Ormas di Kabupaten Bojonegoro. (mil/yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *